Wisata Bahari Indonesia – Pulau Rubiah dan Sejuta Pesona Spot Snorkeling Terbaik di Aceh

Pulau Rubiah - Surga Wisata Bahari Indonesia Yang Tidak Ada Habisnya

Wisata Holik – Sabang merupakan daerah yang paling barat dari Indonesia yang secara Administratif masuk dalam pemerintah Provinsi Aceh. Daerah Sabang terdiri dari kepulauan tropis yang kaya dengan biota laut yang mengagumkan. Arus dari Samudra Hindia membuat keanekaragaman hayati di Kepulauan ini menjadi sangat indah dan menawan. Salah pulau yang mendapatkan perhatian dari traveler adalah Pulau Rubiah.

Pulau Rubiah, Pulau yang tidak berpenghuni ini sudah lama terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, bahkan telah membuatnya mendapatkan julukan Taman Laut Rubiah. Nama taman Laut Rubiah tentu saja tidak salah melekat, karena rbuan jenis Biota laut khas dari Samudra Hindia dapat ditemukan di pulau ini. Taman Laut Rubiah sudah menjadi spot Snorkeling dan Diving yang tiada habisnya.

cewek igo jilbab cantik dan manis wisata indonesia di pulau Rubiah


1. Letak Geografis Pulau Rubiah.

Pulau Rubiah merupakan bagian dari Kepulauan Weh, yang merupakan tempat dari Kota Sabang. Pulau Rubiah sendiri berada di sisi barat laut dari pulau Weh. Akses utama menuju pulau Rubiah melalui Banda Aceh via Pelabuhan Ulee Lheue. Di Pelabuhan ini ada transportasi umum menggunakan kapal Feri menuju pulau Weh dengan jadwal keberangkatan sebanyak dua kali sehari. Jika Kapal Feri tidak cukup nyaman, ada beberapa kapal lokal yang disewakan oleh penduduk setempat, namun tentu saja dengan biaya yang lebih mahal.

Baca Juga : Tempat Wisata di Pulau Weh

Dari pulau Weh, wisatawan kemudian bergerak ke pantai Iboih. Pantai Weh Sangat dekat dengan pulau Rubiah. Karena pulau Rubiah tidak berpenghuni, maka transportasi umum tidak akan ditemukan, orang-orang biasanya akan menyewa perahu motor atau Speedboat menuju pulau Rubiah. Dari Pantai Ibioh, pulau Rubiah hanya berjarak sekitar 20 menit. Harga sewa Perahu pun cukup murah yakni Rp. 20.000 (Tahun 2017).

2. Pesona Wisata Indonesia di Pulau Rubiah

Terletak di Kepulauan Tropis, Pesona Wisata Pulau Rubiah menjadi salah satu ciri khas Wisata Indonesia yakni pantai dengan pasir putih indah dan hamparan air laut yang berwarna biru dari Samudra Hindia. Di daerah daratan ada perbukitan dengan flora rerumputan dan semak berwarna hijau yang eksotis. Area sekitar pantai sesekali terlihat lalu lalang perahu kecil dari nelayan lokal dan juga para pengantar orang-orang yang sedang mencari Spot Diving.

Nama Pulau Rubiah Sendiri diambil dari nama sebuah makan yang konon menjadi orang pertama yang mendiami pulau ini. Di Salah satu sudut pulau terdapat sebuah makam atas bernama Ummi Sarah Rubiah. Makam tersebut sudah berusia 3 abad lebih dan membuat pulau tersebut diberi nama yang sama dengan makam yakni Rubiah.

Wisata sejarah dan mitos Indonesia sabang makan kuno usia 3 abad di pulau Rubiah

Pada saat Jemaah Haji Indonesia masih menggunakan kapal laut, karena pesawat penumpang umum belum digunakan, sekitar tahun 1900-an, Pulau Rubiah menjadi tempat persingahan terakhir para Jemaah Haji Nusantara sebelum melanjutkan perjalanan ke Samudra Hindia. Selain tempat persinggahan Jemaah Haji, pulau Rubiah pernah menjadi salah satu benteng pertahanan Nusantara pada masa peperangan. Hal ini terlihat dari beberapa reruntuhan bangunan tua dan bungker perang dunia II di beberapa titik di sekitar pulau.

Saat anda berkunjung ke Pulau Rubiah, tentu saja bukan daratan utama pulau yang menjadi tujuan wisata, tujuan utamanya adalah menikmati keindahan bawah laut dari pulau Rubiah. Pulau Rubiah sudah lama terkenal sebagai sopt diving dan snorkeling yang indah. Arus bawah laut yang cukup tenang membuat pulau ini ramai dikunjungi para penyelam pemula.

Para penyelam akan dimanjakan oleh biota laut baik berupa ribuan jenis terumbu karang dan juga ikan-ikan laut yang penuh warna seperti Ikan Badut atau lebih dikenal dengan ikan Nemo, Ikan Kepe-kepe, ikan Botana biru, Lion Fish, Angel Fish, hingga ikan dengan ukuran besar seperti Pari laut dan Gurita juga ada. Tahun 2006 pernah ditemukan bangkai Hiu Mulut Besar, salah satu jenis hiu paling langka di dunia dan baru ditemukan sebanyak 30 ekor di seluruh dunia, hingga saat ini, itupun semuanya dalam keadaan mati.

Ikan laut baronang di pulau Rubah Indonesia

Bagi anda yang tidak bisa berenang atau menyelam, jangan kecewa dulu. Para nelayan lokal telah diberikan edukasi untuk melayani para wisatawan yang datang ke pulau Rubiah. Beberapa nelayan akan menyewakan kapal dengan alas yang terbuat dari kaca, jernih air laut pulau rubiah membuat anda masih dapat melihat ikan hingga kedalaman 15 meter.

3. Fasilitas Wisata Pulau Rubiah

Menjad Pulau tidak berpenghuni, pulau Rubiah masih minim fasilitas wisata. Meskipun fasilitas Wisata di Pulau Rubaih tidak memadai, namun bukan berarti tidak sama sekali fasilitas wisata di pulau ini. Di sekitar pulau terdapat sebuah penginapan dengan fasilitas dua kamar, hal ini karean jaraknya yang cukup dekat dengan pantai Iboih sehingga kebanyakan wisatawan kembali menginap di Pantai Iboih. Selain itu anda juga bisa membawa perlengkapan camping dari pantai Iboih jika tetap ngotot ingin menginap di pulau ini.

Bagi mereka yang ingin makan makanan berat, tentu saja harus disipakan juga dari pantai Iboih, namun masih ditemukan penjual yang menjajakan makanan kecil dan softdrink, di sekitar pulau. Hal serupa juga untuk perlengkapan Snorkeling dan Diving, anda harus menyiapkan dari pantai Iboih. Untungnya sudah banyak tempat penyewaan alat snorkeling dan Diving di Pulau ini

Daerah sekitar Pantai Iboih sebenarnya terintegrai dengan pulau Weh, anda bisa menginap di beberapa Bungalow di pantai Iboih, beberapa jasa sewa kamera underwater juga ditemukan di sekitar pantai Iboih. Kesimpulannya mungkin tidak cukup dua hari untuk menikmati keindahan pulau Rubiah.

Pulau Rubia cantik dan keren di pulau Rubiah Indonesia cantik dan amnis warisan wisata alam bawah laut


4. Akomodasi Wisata Pulau Rubiah:


  • Transportasi Kapal dari Iboih ke Pulau Rubiah : Rp. 20.000 per orang
  • Penyewaan Kapal Kaca : Rp. 350.000 untuk 10 sampai 15 orang.


5. Tips Kunjungan dan Larangan Wisata


  • Bulan Ramdhan – Tidak ditemukan aktivtas wisata dan melaut pada bulan ini.
  • Hari Kamis dan Jum’at – Sebagian besar orang tidak melaut di hari tersebut
  • Hari Raya Haji, HUT RI, Peringatan Tsunami – Larangan pemerintah untuk tidak melaut.
  • Tarvel Warning dari Dinas Pariwisata – Silahkan Cek Situs Dinas Pariwisata
  • Larangan Melaut dari BMKG – Silahkan Cek BMKG terutama pada musim angin kencang penghujan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel